Minggu, 30 Maret 2014

Latar Belakang


            
                     Latar Belakang    

Pada era globalisasi saat ini, teknologi informasi berkembang dengan sangat pesat. Informasi sangat dibutuhkan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan bahkan informasi tak pernah lepas dalam diri manusia. Kini dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dapat mengakibatkan perubahan dalam hal penyampaian informasi dengan melalui berbagai media seperti media telekomunikasi, media elektrik dan media lainnya. Kemajuan informasi saat ini haruslah diterima dengan tangan terbuka terutama pada bidang telekomunikasi dan komputerisasi. Pada bidang telekomunikasi, salah satu dalam hal perkembangan penyampaian informasi melalui media yaitu telepon seluler atau handphone yang dapat menyebar luas secara cepat informasi tersebut. Selain telepon seluler bahkan sudah ada smartphone. Perbedaaan antara telepon seluler dengan smartphone yaitu hanya terletak pada device saja. Telepon seluler hanya bisa melakukan komunikasi saja seperti sms atau telepon, sedangkan smartphone selain dapat melakukan komunikasi juga didalamnya terdapat fungsi PDA (Personal Digital Assistant) yang mempunyai kemampuan seperti layaknya komputer.
Seiring dengan waktu terus berjalan, penyebaran informasi dapat menyebar secara cepat terutama semakin bertambahnya istilah-istilah yang baru. Dengan semakin bertambahnya istilah-istilah baru, masyarakat sulit untuk mencerna istilah-istilah baru tersebut. Dibutuhkan sebuah kamus agar dapat membantu masyarakat dalam berkomunikasi dan mencari informasi. Penulis akan membuat aplikasi kamus digital atau kamus elektronik yang dapat menggantikan fungsi dari kamus konvensional dengan menyediakan kelebihan dan kemudahan dibandingkan dengan kamus konvensional. Aplikasi kamus ini dapat dijalankan pada smartphone sehingga dapat mempermudah pengguna atau user untuk dibawa dan digunakan kapanpun dan dimanapun dibutuhkan.
Di dalam penulisan ilmiah ini akan digunakan perangkat lunak Eclipse untuk membuat kamus mini bahasa Perancis dapat dijalankan emulator Android atau pada smartphone yang bersistem operasinya Android.

Minggu, 16 Maret 2014

Pemrosesan Basis Data

PEMROSESAN BASIS DATA

Pemrosesan basis data didefinisikan sebagai sekumpulan data yang terintegrasi dan diolah untuk memenuhi kebutuhan para pengguna di dalam suatu organisasi. Basis data adalah kumpulan dari file data yang besar di mana dapat digunakan secara simultan oleh banyak departemen dan pengguna. Pada pendekatan ini, data tidak hanya memiliki oleh satu departemen saja tetapi data tersebut dimiliki oleh semua departemen karena data tersebut disimpan pada suatu sumber di perusahaan dan digunakan secara bersama.
Penggunaan secara bersama menimbulkan banyak perubahan yang akan terjadi pada suatu basis data yang digunakan, jika dibandingkan dengan pendekatan manajemen file. Standardisasi data, suatu file data yang disimpan di dalam satu basis data strukturnya harus dibuat sama, sesuai dengan kebutuhan para pengguna di semua bagian perusahaan. Kerangkapan data dapat dihilangkan atau diminimalisasi. Basis data bersifat data oriented, artinya bahasa pemrograman apapun (yang ada di DBMS) dapat digunakan untuk mengakses data yang sama, sehingga jika akan dibuat suatu file baru atau menambahkan suatu field baru hal ini tidak akan mempengaruhi program aplikasi yang ada. Pada pendekatan ini basis data tidak hanya berisi data operasional saja tetapi juga berisi penjabaran tentang data itu sendiri (sistem katalog) sehingga memudahkan programmer untuk melakukan suatu perubahan.

Daftar Pustaka:

Bertalya; Hurnaningsih; Rachmawati, Irma; Ade, Kemal; Mustikasari, Metty; Karyanti, Yuli; Sistem Basis Data 1, Universitas Gunadarma, 2007

Jumat, 24 Januari 2014

Laporan Hasil Data


LAPORAN HASIL DATA

Pengumpulan data yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Januari  yang telah dilakukan di Universitas Gunadarma
diperoleh distribusi karakteristik responden sebagai berikut :



a. Umur
Table 1
Distribusi Responden Berdasarkan Umur


NO
Umur
Responden
(n)
Frekuensi
1
20-21 tahun
16 orang
38,89 %
2
21-22 tahun
19 orang
52,74 %
3
23 tahun
2 orang
5,5 %
4
19 tahun
1 orang
2,72 %

Jumlah
36 orang
100,00 %



            




 
  Tabel di atas menunjukkan bahwa dari 36 responden yang diteliti, kelompok umur terbanyak adalah 21-22 tahun yaitu 19 orang (52,74 %).



b. Jenis Kelamin
Table 2
distribusi responden berdasarkan jenis kelamin

NO
Jenis Kelamin
Responden
(n)
Frekuensi
1
Laki-Laki
20 Orang
55,5 %
2
Perempuan
16 Orang
44,5 %

Jumlah
36 Orang
100,00 %
Tabel di atas menunjukkan bahwa dari 36 responden yang diteliti, responden terbanyak adalah Laki-Laki yaitu 20 orang (55,5 %).


 c. Layar Monitor
Tabel 3
Distribusi Layar Monitor Yang Sering Digunakan
                                                                          
No
Layar Monitor
Responden
(n)
Frekuensi
1
Crt
22
61,2 %
2
Flat
14
38,8 %

Jumlah
36 Orang
100,00 %
Tabel diatas menunjukkan bahwa dari 36 responden yang diteliti layar monitor terbanyak adalah CRT yaitu 22 orang (61,2 %).




  d.  Lama Menggunakan komputer
Tabel 4
Distribusi Responden Berdasarkan Lama Menggunakan Komputer
No
Lama Menggunakan Komputer
Responden
(n)
Frekuensi
1
3 Jam
1
2,8 %
2
7 Jam
28
77,7 %
3
12 Jam
7
19,5 %

Jumlah
36 Orang
100,00 %
Tabel diatas menunjukkan bahwa dari 36 responden yang diteliti, lama  menggunakan komputer terbanyak selama 7 jam yaitu 28 orang (77,7%).
           


 e. Gangguan Mata

Tabel 5
Distribusi Pengaruh Layar Monitor Komputer Terhadap Gangguan Kesehatan Mata. Pengguna Komputer di Universitas Gunadarma
No
Layar Monitor
Gangguan Kesehatan Mata
Tidak ada Gangguan
Df
P
1
Hight
20
2
13,444
0,000
2
Low
9
5

Jumlah
29
7

Tabel di atas menunjukkan hasil bahwa ada pengaruh antara
pengguna komputer dengan gangguan kesehatan mata, dimana nilai T tabel 3,481 dan T hitung 13,444, apabila chi squere hitung < dari pada chi squere table maka Ho diterima. dan sebaliknya bila Chi squere hitung > dari pada chi squere table maka Ho di tolak. dan nilai P (probabilitas) = 0,000 berarti ada pengaruh, karena jika P> dari 0,05 maka Ho diterima dan sebaliknya jika P< dari 0,05 maka Ho ditolak.

PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari hasil penelitian “Pengaruh Layar Monitor Komputer Terhadap Gangguan Kesehatan Mata Pada Pengguna Komputer yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Januari maka kami mengambil kesimpulan bahwa :
Pengaruh Layar Monitor Komputer Terhadap Gangguan Kesehatan Mata Responden yaitu mencapai 29 orang (80,5 %).

B. SARAN-SARAN
Kepada seluruh pengguna  komputer agar selalu memperhatikan kenyaman dan keamanan saat beraktifitas dengan menggunakan komputer, seperti :
a. pencahayaan ruangan yang mendukung sehingga layar monitor komputer tidak terlihat silau saat digunakan agar tidak menambah beban mata dan menimbulkan mata menjadi lelah.
b. Gunakanlah komputer yang menggunakan filter radiasi agar menghindari mata merah. Serta atur jarak pandang mata dengan layar monitor komputer sebanyak 50cm untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan mata.

  1. Kedipkanlah mata setiap 5 menit untuk menghindari mata kering dan kekakuan pada otot mata dan Hindari merokok pada saat beraktifitas dengan komputer karena dapat menimbulkan mata kering. 
  2. Tidur 6 – 8 jam sehari dan istirahatkan mata Anda sejenak, minimal 5 menit tiap jam. 
  3.  Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin A.