Selasa, 29 April 2014

Unified Modelling Language



UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML)

   Unified Modelling language (UML) adalah suatu alat untuk memvisualisasikan dan mendokumentasikan hasil analisa dan desain yang berisi sintak dalam memodelkan sistem secara visual (Braun, et. al. 2001).

       Sejarah UML sendiri terbagi dalam dua fase, sebelum dan sesudah munculnya UML. Dalam fase sebelum, UML sebenernya sudah mulai diperkenalkan sejak tahun 1990an namun notasi yang dikembangkan oleh para ahli analisis dan desain berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan belum memiliki standarisasi.

     Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun.

     Saat ini sebagian besar para perancang sistem informasi dalam menggambarkan informasi dengan memanfaatkan UML diagram dengan tujuan utama untuk membantu tim proyek berkomunikasi, mengeksplorasi potensi desain, dan memvalidasi desain arsitektur perangkat lunak atau pembuat program.

    Secara filosofi UML diilhami oleh konsep yang telah ada yaitu konsep permodelan Object Oriented karena konsep ini menganalogikan sistem seperti kehidupan nyata yang didominasi oleh obyek dan digambarkan atau dinotasikan dalam simbol-simbol yang cukup spesifik.

     Tujuan dari pengunaan diagram seperti diungkapkan oleh Schmuller J. (2004), “The purpose of the diagrams is to present multiple views of a system; this set of multiple views is called a model”.

     Sejauh ini para pakar merasa lebih mudah dalam menganalisa dan mendesain atau memodelkan suatu sistem karena UML memiliki seperangkat aturan dan notasi dalam bentuk grafis yang cukup spesifik (Sugrue J. 2009).

      UML berfokus pada suatu bahasa pemodelan  standar, bahkan pada proses standar dan bersifat independen.





DAFTAR PUSTAKA :
Schmuller J. 2004. Sams Teach Yourself UML in 24 Hours, Third Edition. Sams Publishing. http://www.omg.org , diakses 28 april 2014
Scott W. Ambler,”The elements of UML style”,Cambridge University Press 2003 , diakses 28 april 2014
Sugrue J. 2009. Getting Started with UML. http://www.dzone.com/links/index.html, diakses 28 april 2014
Martin Fowler, Kendall Scott. 2000. UML Distilled. Addison Wesley, diakses 28 april 2014

Minggu, 30 Maret 2014

Latar Belakang


            
                     Latar Belakang    

Pada era globalisasi saat ini, teknologi informasi berkembang dengan sangat pesat. Informasi sangat dibutuhkan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan bahkan informasi tak pernah lepas dalam diri manusia. Kini dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dapat mengakibatkan perubahan dalam hal penyampaian informasi dengan melalui berbagai media seperti media telekomunikasi, media elektrik dan media lainnya. Kemajuan informasi saat ini haruslah diterima dengan tangan terbuka terutama pada bidang telekomunikasi dan komputerisasi. Pada bidang telekomunikasi, salah satu dalam hal perkembangan penyampaian informasi melalui media yaitu telepon seluler atau handphone yang dapat menyebar luas secara cepat informasi tersebut. Selain telepon seluler bahkan sudah ada smartphone. Perbedaaan antara telepon seluler dengan smartphone yaitu hanya terletak pada device saja. Telepon seluler hanya bisa melakukan komunikasi saja seperti sms atau telepon, sedangkan smartphone selain dapat melakukan komunikasi juga didalamnya terdapat fungsi PDA (Personal Digital Assistant) yang mempunyai kemampuan seperti layaknya komputer.
Seiring dengan waktu terus berjalan, penyebaran informasi dapat menyebar secara cepat terutama semakin bertambahnya istilah-istilah yang baru. Dengan semakin bertambahnya istilah-istilah baru, masyarakat sulit untuk mencerna istilah-istilah baru tersebut. Dibutuhkan sebuah kamus agar dapat membantu masyarakat dalam berkomunikasi dan mencari informasi. Penulis akan membuat aplikasi kamus digital atau kamus elektronik yang dapat menggantikan fungsi dari kamus konvensional dengan menyediakan kelebihan dan kemudahan dibandingkan dengan kamus konvensional. Aplikasi kamus ini dapat dijalankan pada smartphone sehingga dapat mempermudah pengguna atau user untuk dibawa dan digunakan kapanpun dan dimanapun dibutuhkan.
Di dalam penulisan ilmiah ini akan digunakan perangkat lunak Eclipse untuk membuat kamus mini bahasa Perancis dapat dijalankan emulator Android atau pada smartphone yang bersistem operasinya Android.

Minggu, 16 Maret 2014

Pemrosesan Basis Data

PEMROSESAN BASIS DATA

Pemrosesan basis data didefinisikan sebagai sekumpulan data yang terintegrasi dan diolah untuk memenuhi kebutuhan para pengguna di dalam suatu organisasi. Basis data adalah kumpulan dari file data yang besar di mana dapat digunakan secara simultan oleh banyak departemen dan pengguna. Pada pendekatan ini, data tidak hanya memiliki oleh satu departemen saja tetapi data tersebut dimiliki oleh semua departemen karena data tersebut disimpan pada suatu sumber di perusahaan dan digunakan secara bersama.
Penggunaan secara bersama menimbulkan banyak perubahan yang akan terjadi pada suatu basis data yang digunakan, jika dibandingkan dengan pendekatan manajemen file. Standardisasi data, suatu file data yang disimpan di dalam satu basis data strukturnya harus dibuat sama, sesuai dengan kebutuhan para pengguna di semua bagian perusahaan. Kerangkapan data dapat dihilangkan atau diminimalisasi. Basis data bersifat data oriented, artinya bahasa pemrograman apapun (yang ada di DBMS) dapat digunakan untuk mengakses data yang sama, sehingga jika akan dibuat suatu file baru atau menambahkan suatu field baru hal ini tidak akan mempengaruhi program aplikasi yang ada. Pada pendekatan ini basis data tidak hanya berisi data operasional saja tetapi juga berisi penjabaran tentang data itu sendiri (sistem katalog) sehingga memudahkan programmer untuk melakukan suatu perubahan.

Daftar Pustaka:

Bertalya; Hurnaningsih; Rachmawati, Irma; Ade, Kemal; Mustikasari, Metty; Karyanti, Yuli; Sistem Basis Data 1, Universitas Gunadarma, 2007