Minggu, 10 November 2013

Proposal Bazar



MENGEMBANGKAN KREATIFITAS KEWIRAUSAHAAN
 DILINGKUNGAN KAMPUS


I.      PENDAHULUAN
Puji Syukur kita panjatkan Kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang telah memberikan Rahmat dan HidayahNya sehingga kita semua masih dapat menikmati dunia yang penuh dengan keindahan dan ilmu pengetahuan. Shalawat serta salam juga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang memberikan kesempatan untuk kita mempelajari ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan zaman, semoga kita mendapatkan syafaat dari beliau dihari perhitungan nanti, Amin.

II.    TUJUAN KEGIATAN
Adapun tujuan diadakan bazar yakni sebagai berikut :
      1.       Memberikan bekal kepada mahasiswa dalam memperoleh usaha didunia bisnis.
      2.       Mensosialisasikan para mahasiswa untuk tidak malu bekerja dalam dunia bisnis dan dagang.
      3.       Menjadikan mahasiswa tangguh dan cermat untuk berinteraksi dengan oranglain.
      4.       Menghasilkan mahasiswa/i yang kreatif dan inovatif.
      5.       Memberikan motivasi kepada mahasiswa/i agar mampu membuka usaha sendiri
      6.       Memberikan kemampuan untuk bekerjasama dengan perusahaan.
      7.       Memberikan pengalaman berwirausaha untuk mahasiswa/i.
      8.       Memberikan hiburan kepada mahasiswa

III.  NAMA KEGIATAN
Kegiatan tersebut dinamakan BAZAR “Jajanan Tradisional, photography and music ”.

IV. TEMA KEGIATAN
Melalui bazar kita tingkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa/i  yang kreatif dan inovatif agar mampu menghadapi persaingan dunia kerja di era globalisasi.

V.   BENTUK KEGIATAN
Bentuk kegiatan adalah peserta Bazar akan membuka stand di Gedung D selama 3 hari dan melakukan transaksi atau proses penjualan barang kepada mahasiswa/I dan akan diisi dengan acara pertunjukkan tari tradisional, pameran foto dan band. 

  
VI.    WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Tanggal                 :  8 s.d 10 November 2013
Pukul                    :  08.00 WIB s.d selesai
Tempat                 :  Kampus Univ.Gunadarma

VII.    SUSUNAN ACARA
Agenda acara Bazar, Pameran 2013 tersusun dalam tabel berikut:
B. 1 Hari Pertama
Hari/Tanggal : Jumat, 8 November 2013
Dimulai jam 08.00 – 15.55 WIB
No
Waktu
Kegiatan

Pukul
Durasi

1
08.00 – 08.05
5 Menit
Pembukaan ( Doa )

2
08.05-08.25
20 Menit
Sambutan Ketua Bazar

3
08.25-08.45
20 Menit
Sambutan Tim Pelaksana

4
09.05-09.25
20 Menit
Sambutan dekan kampus

5
09.45-10.05
20 Menit
Sambutan Ketua HIMSI

6
10.05-10.35
30 Menit
Pembukaan semua aktivitas kegiatan Bazar, Pameran foto dan acara musik

9
10.35-13.05
2 jam
kegiatan bazar – terdiri dari jajanan khas tradisional

10
Dilaksanakan bersamaan dengan acara yang lain

Tari tradisional dan pameran foto


13
13.05-13.25
20 Menit
Istirahat

18
13.25-15.55
2 jam
Selingan bazar dengan permainan musik dari sejumlah band



B. 2 Hari Kedua
Hari/Tanggal : Sabtu, 9 November 2013
Dimulai 08.00 – 1 WIB
No
Waktu
Kegiatan

Pukul
Durasi

1
08.00-08.05
5 Menit
Doa Pembukaan

2
08.05-08.15
10 Menit
Sambutan Ketua Bazar, Pameran.

3
08.15-08.35
20 Menit
Pembukaan semua aktivitas kegiatan Bazar, Pameran foto dan musik

9
08.35-12.05
4 jam
kegiatan bazar – jajanan khas tradisional

10
dilaksanakan dengan kegiatan lain

pameran foto


11
13.05-13.25
20 Menit
istirahat

12
13.25-16.05
3 jam
Pertunjukkan musik




B. 3 Hari Ketiga
Hari/Tanggal : Sabtu, 10 November 2013
Dimulai 08.00 – 1 WIB

No
Waktu
Kegiatan

Pukul
Durasi

1
08.00-08.05
5 Menit
Doa Pembukaan

2
08.05-08.15
10 Menit
Sambutan Ketua Bazar, Pameran.

3
08.15-08.35
20 Menit
Pembukaan semua aktivitas kegiatan Bazar, Pameran foto dan musik

9
08.35-12.05
4 jam
kegiatan bazar

10
dilaksanakan dengan kegiatan lain

pameran foto dan photostudio


11
13.05-13.25
20 Menit
istirahat

12
13.25-15.25
2 jam
Pertunjukkan musik

13
15.25-15.35
15 menit
Selingan Tarian tradisional

14
15.35-14.00
30 menit
Penutup




VIII.  RENCANA ANGGARAN
1.      Pemasukan
       a.       Dana dari Kampus                        : Rp  6.000.000,-
       b.      Sponsor                                        : Rp  6.000.000,-
       c.      Sumbangan dari mahasiswa           : Rp  1.000.000,- +
                    Jumlah Pemasukan                       : Rp 13.000.000,-

            2.      Rencana Pengeluaran
                  a.       Sewa tenda                                    : Rp  2.000.000,-
                  b.      Sewa lighting                                  : Rp  1.500.000,-
                  c.       Banner Bazar                                 : Rp  1.500.000,-
                  d.      Kesekertariatan                              : Rp     500.000,-
                  e.       Dekorasi                                       : Rp   2.500.000,-
                  f.       Konsumsi                                      : Rp   1.750.000,-
                  g.      Transport humas                           : Rp   1.500.000,-
                   h.      Dokumentasi                                : Rp   1.000.000,-  +
                     Jumlah Pengeluaran                    : Rp  12.250.000,-
                     Kekurangan Anggaran                :          -
                     Pemasukan                                   Rp  13.000.000,-
                     Pengeluaran                                  Rp  12.250.000,- -
                                                      Jumlah :     Rp      750.000,-



  

IX.      PENUTUP
Demikian proposal ini kami sampaikan, besar harapan kami dapat dijadikan pertimbangan bagi semua pihak yang kemudian berminat untuk ikut berpartispasi di dalam kegiatan yang positif ini. Tak lupa semoga Allah meridhoi dan memudahkan jalannya kegiatan ini serta menjadikannya sebagai nilai ibadah, atas segala partispasi dan bantuannya kami ucapkan terima kasih.
Semoga dalam pelaksanaan bazar ini memberi manfaat bagi mahasiswa/i dan menumbuhkan sikap kreatif, inovatif dan mampu membaca peluang dalam dunia wirausaha.

Depok,  04 november 2013


         Hormat kami
                     Ketua Bazar                                                                             Wakil Rektor



                 (                               )                                                                (                       )

                 Mengetahui,
                                                     Rektor Gunadarma


                (                              )

Jumat, 18 Oktober 2013

Pengertian Dan Syarat Kalimat Efektif

 

Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Kalimat efektif syarat-syarat sebagai berikut:
1.secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.

Ciri-Ciri Kalimat Efektif
1.Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu unsur subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K). Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:
Budi (S) pergi (P) ke kampus (KT).
Tidak Menjamakkan Subjek
Contoh:
Tomi pergi ke kampus, kemudian Tomi pergi ke perpustakaan (tidak efektif)
Tomi pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif)

2.Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).
Contoh:
Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (ambigu dan tidak efektif).
Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif).

3.Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu:
a. Menghilangkan pengulangan subjek.
b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.
c. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
d. Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.
Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)
Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif)
Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)

4.Kelogisan
Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)

5.Kesatuan atau Kepaduan
Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu:
a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris.
b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.
c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.
Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)
Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik. (tidak efektif)
Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif)

6.Keparalelan atau Kesajajaran
Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.
Contoh:
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)
Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)

7.Ketegasan
Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:
a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat).
Contoh:
Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.
Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. (ketegasan)
Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya.
Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (ketegasan)

b. Membuat urutan kata yang bertahap.
Contoh:
Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (salah)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar)

c. Melakukan pengulangan kata (repetisi).
Contoh:
Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengharukan.

d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
Contoh:
Anak itu bodoh, tetapi pintar.

e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh:
Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku?
Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini